
Jake Loniak tak hanya berstatus mahasiswa junior dari Jurusan Transportasi Art Center College of Design, tetapi ia juga seorang penemu konsep kendaraan fenomenal abad ini. Sebuah kejutan yang menyita perhatian publik lahir dari konsep kendaraan "Deus Ex Machina" yang diciptakan Jake Loniak.
Sesungguhnya untuk menyebut konsep ini sebagai motor agak sedikit ganjil. Karena kendaraan ini dapat berdiri vertikal ketika diparkir, sehingga pengendaranya dapat masuk kedalamnya dan mengenakannya layaknya pakaian yang melekat di badan.
Sebuah chip komputer akan mengatur dan menterjemahkan gerakan badan si pengendara, menjadi sebuah perintah langsung kepada kendaraan ini. "Deus Ex Machina" dikendalikan dengan 36 pneumatic muscles (semacam otot buatan) yang dibuat oleh perusahaan Jerman, Festo. Fungsi otot buatan ini untuk mengubah posisi pengendara apakah ingin vertikal ataupun horisontal (tidur menelungkup).
"Seperti mengendarai dua skateboard sekaligus, tapi sangat stabil, karena mesin menopang tubuh pengendara," papar Loniak. Dua skateboards ini, digerakkan oleh tenaga batere lithium-ion dan ultracapacitors yang mencapai kecepatan hingga 75 mill per jam (120km/jam).
Deus Ex Machina
Deus Ex Machina
"Saya tidak pernah memimpikan ini sebagai sebuah kendaraan transportasi, ini adalah motorsport," tandas Loniak.
Keberadaam "Deus Ex Machina" saat ini baru merupakan konsep dalam sebuah ilustrasi komputer, tapi Loniak yakin itu dapat diwujudkan. "Saya yakin prototype aslinya akan dapat dibuat, tapi itu memerlukan waktu dan mesin yang mendukung," tambahnya.
Deus Ex Machina
Deus Ex Machina
Teknologi dasarnya sudah ada; Watertown, Massachusetts, start-up A123 sudah menjual batere lithium-ion. Beberapa perusahaan juga sudah mengembangkan ultracapacitors untuk mobil listrik dan hybrid. Semua itu sudah masuk daftar belanja Loniak untuk mewujudkan kendaraan konsepnya itu.
"Ini bukan fantasy, ini adalah sebuah kendaraan ramah lingkungan, dan semua bagiannya berdasarkan dari apa yang sudah ada didunia," pungkas Loniak. Jurusan Transportasi Art Center College of Design selalu melahirkan legenda desainer transportasi kelas dunia, seperti Chris Bangle, BMW chief of design, dan Henrik Fisker, pencipta supercar listrik Fisker Karma. Dan yang terkini adalah Loniak
No comments:
Post a Comment