Search Engine

Custom Search

Tuesday, January 27, 2009

Processor tercepat dan terbaru dari Intel


Beberapa hari yang lalu kami berkesempatan untuk mencoba generasi terbaru Processor Intel Core i7. Processor Core i7 965 Extreme Edition ini merupakan processor desktop tercepat yang ada di dunia saat ini, dan secara khusus dipinjamkan oleh Intel Indonesia kepada kami. Spesifikasi processor tersebut adalah :

Seri: Intel Core i7 965 XE

Clock Speed: 3,2 GHZ

Cache L3: 8 MB

Core: 4 Core

Socket: LGA 1366

Bandwidth: QPI 6,4 GT/s


Dari sample yang kami terima , dibandingkan dengan Intel Core 2 Duo secara fisik Processor Intel Core i7 memiliki bentuk yang lebih besar, dan heatsink bawaan yang lebih besar pula. Seri Core i7 965 Extreme Edition ini memiliki heatsink berbahan campuran antara alumunium dan tembaga, dan yang unik adalah fannya berwarna biru.

Dalam uji coba kami, processor ini kami padukan dengan beberapa komponen lain yaitu mainboard MSI X58 Platinum, Memory OCZ DDR3 6 x 1 GB (Tripple Channel Mode), Dual VGA MSI 4870 512 MB ( Crossfire Mode), dan Power Supply FSP Epsilon 900 Watt. Penggunaan mainboard dengan chipset Intel X58 disebabkan karena kebutuhan minimal dari Intel Core i7 hanya bisa menggunakan chipset tersebut.

Dari pengujian menggunakan komponen tersebut diatas, kami menggunakan operating system Windows Vista. Pemilihan ini dikarenakan Windows XP tidak mendukung memory lebih dari 3,2 GB, juga karena driver mainboard hanya bisa berjalan di Windows Vista, ketika dicoba dalam Windows XP bluescreen of death (BSOD) sering kali terjadi.

Hasil pengujian kami paparkan sebagai berikut:

Kemampuan Overclocking :

Fitur Overcloking didalam processor Core i7 bisa dikatakan luar biasa. Kemampuan untuk melakukan setting didalam BIOS mainboard rumit dilakukan, sangat banyak fitur yang harus dipertimbangkan dalam melakukan setting overclocking. Berapa daya yang dibutuhkan untuk processor dan berapa suhu yang diinginkan bisa diset melalui bios. Fitur FSB (Front Side Bus) dan Multiplier seperti pada processor Intel sebelumnya digantikan oleh QPI. Setelah mencoba mengutak-atik setting kami mencoba untuk melakukan overcloking processor ini mencapai 4,2 GHZ, memang tidak terlalu tinggi karena didasari pemakaian HeatSink Standar bawaan.



Bandwidth Memory :

Pengujian kami lakukan dengan software SisoftSandra 2009. Dengan adanya teknologi Tri Channel memory ini, peningkatan kinerja memory terasa sangat signifika. Dari sebuah sistem intel Core 2 Duo dan dengan menggunakan mode dual channel peningkatan bandwidth memory lebih dari 100 %. Untuk processor Core 2 Duo diperoleh nilai 7000 sedangkan dengan processor Core i7 ini diperoleh nilai 16000-an.

Kemampuan Rendering :

Dengan menggunakan software Cinebench, rendering test yang diuji bisa dijalankan processor ini dengan sangat cepat, yaitu kurang lebih 3x dari kecepatan rendering menggunakan processor Core 2 duo. Pengolahan rendering gambar diperoleh nilai sekitar 18000, bandingkan dengan processor Core 2 Duo E7300 yang hanya sekitar 7000-an dan Core 2 Quad 6600 sekitar 9000-an.

Kemampuan 3D Gaming

Dengan menggunakan software Future Mark Vantage, score yang kami peroleh juga menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Test kami sebelumnya menggunakan processor intel Core 2 Duo dan memperoleh score 6000-an , dengan processor ini diperoleh score hampir 20000.

Secara garis besar teknologi Intel Core i7 membawa angin segar bagi pengguna PC Desktop kelas enthusiast, karena kemampuan processor ini memang luar biasa. Dengan adanya fitur-fitur yang baru dalam processor ini, peningkatan kinerja yang bisa dicapai memang signifikan. Mungkin yang menjadi kekurangan hanyalah dari sisi harga. Processor sample yang kami uji ini dipasaran berharga hampir 1000 USD, tentu saja akan menjadi penghambat yang cukup berarti bagi pengguna PC Desktop biasa. Tapi itulah Intel, sesuai dengan semboyan ” Leap Ahead”nya memang menjadi pelopor terdepan teknologi.

Kaca Mata Canggih


Kacamata canggih sekarang bukanlah impian lagi. Sekarang telah menjadi kenyataan dalam Smart Goggles (walaupun bentuknya masih terlihat sedikit aneh :D). Smart Goggles mampu membantu anda dengan hal mengingat sesuatu. Seperti letak kunci anda, HP anda, atau benda-benda lain yang mungkin anda lupa dimana meletakkannya.

smartgoggles
Smart Goggles terhubung dengan komputer kecil nan hebat (dipasang pada punggung kita), sebuah kacamata, sebuah kamera yang terpasang, dan sebuah viewfinder. Pertama yang perlu kita lakukan adalah melatih Smart Goggles ini dengan berjalan berkeliling di lingkungan yang sering kita gunakan, seperti rumah, kantor dan lain sebagainya. Smart Goggles akan mempelajari situasi di lingkungan anda tersebut. Pada saat anda kehilangan kunci misalnya, Smart Goggles akan membantu memberi tahu anda posisi terakhir kunci anda.

Smart Goggle juga sangat berguna bagi para manula yang telah berkurang ingatannya, karena Smart Goggles juga mampu mengenali wajah manusia. Tinggal diberi nama tiap wajah tersebut, sehingga dapat memberi informasi pada penggunanya nama orang yang sedang dia hadapi. Menarik, sungguh menarik.

Planet Baru


Para ahli astronomi melaporkan ditemukannya planet yang mungkin paling mirip bumi di sekitar tata surya. Planet itu lebih besar daripada bumi, tetapi para ilmuwan mengatakan, teknik mereka cukup canggih untuk mengidentifikasi lebih banyak planet yang besarnya hampir sama dengan bumi.

Sejak pertengahan tahun 1990an, para ahli astronomi telah menemukan lebih dari 170 planet yang mengorbit bintang-bintang di luar tata surya kita. Tetapi planet terbaru yang ditemukan di pusat bimasakti kita ini berbeda, dan membuat para pakar yakin bahwa mungkin banyak bumi lain di luar sana.

Sebegitu jauh, sebagian besar planet yang ditemukan di sekitar bintang yang normal adalah planet raksasa berisi gas seperti Saturnus dan Jupiter, beberapa planet sebesar bumi yang diduga berbatu-batu telah ditemukan, tetapi mereka mengorbit bintang-bintang mati yang disebut bintang neutron. Sebegitu jauh, hanya satu planet berbatu yang ditemukan mengorbit bintang biasa, tetapi besarnya tujuh setengah kali lebih besar daripada bumi. Dan lagi, semua planet yang ditemukan belum lama ini letaknya terlalu dekat dengan bintang untuk dapat dihuni kehidupan.

New planet - by artist Trent Schindler at the National Science Foundation
New planet - by artist Trent Schindler at the National Science Foundation
Planet terbaru yang diidentifikasi di luar tata surya kita itu lebih mirip dengan bumi. Ke-73 ilmuwan di 10 negara yang melacaknya memperkirakan bahwa besarnya hanya lima setengah kali bumi, dan letaknya lebih jauh dari bintang dibandingkan planet-planet lain, yaitu dua setengah kali jarak bumi dari matahari.

Salah satu penemu planet itu, David Bennett dari Universitas Notre Dame di Indiana mengatakan, itu berarti bahwa letaknya di luar zone yang dapat dihunin kehidupan, karena suhu permukannya 220 derajat di bawah nol Celcius. Namun, katanya, ini lebih menarik daripada planet-planet yang bersuhu tinggi di luar tata surya kita.

Pada dasarnya, tambah David Bennet, “Kami menyatakan telah membuka sebuah jendela baru, dan kami mendekati planet-planet yang mirip bumi, meskipun kami lebih memperhatikan planet-planet yang suhunya lebih rendah daripada bumi.”

CfAPlanetaryLightBerman23Mar052150
Penemuan ini melibatkan sebuah teknik pencarian baru yang berbeda dengan yang digunakan untuk menemukan planet-planet lain. Cara lama tidak melihat langsung planet, tetapi memperkirakan kehadirannya dengan mengamati olengan bintang, yang diakibatkan oleh gravitasi planet yang mengorbit. Prosedur ini cenderung menemukan planet-planet yang terbesar, terpanas dan terdekat dengan bintang sehingga tidak dapat mendukung kehidupan.

Cara baru itu menggunakan fenomena alam yang disebut microlensing. Dengan teknik ini, cahaya dari bintang yang jauh diperbesar oleh gravitasi bintang di dekatnya, seperti cahaya lampu sorot yang melewati kaca pembesar. Kalau suatu planet mengorbit bintang yang ada di latar belakang, gravitasinya dapat meningkatkan kecerahan cahanya.

Pakar astronomi Prancis Jean Pierre Beaulieu dari Lembaga Astrofisika di Paris terkejut melihat besarnya peningkatan kecerahan cahaya ini: “Tadinya kami duga bahwa bintang ini lebih pudar daripada yang kami amati. Jadi kami memutuskan untuk melakukan pengukuran lagi, dan pada pengukurna kedua, bintang ini lebih terang. Kami sangat bersemangat karena inilah yang sudah kami cari sejak lama.”

Para periset mengatakan, kelebihan microlensing adalah teknik itu dapat mendeteksi planet-planet bermassa rendah. Tentu saja teknik ini dapat mengamati bintang-bintang besar seperti Jupiter secara lebih mudah, tetapi sebegitu jauh baru menemukan dua. David Bennett mengatakan, kalau bintang-bintang besar jumlahnya lebih banyak di alam semesta, microlensing tentunya akan menemukan lebih banyak lagi. David Bennett dan rekan-rekannya yang melaporkan penemuan ini dalam jurnal Nature mengatakan, microlensing kemungkinan besar akan menemukan planet-planet bermassa rendah lebih banyak, dalam bulan-bulan mendatang.

Michael Turner dari Yayasan Sains Nasional Amerika yang membantu pendanaan riset ini mengatakan, penemuan ini adalah terobosan penting dalam usaha menemukan jawaban atas pertanyaan “Apakah ada mahluk lain di alam semesta ini, selain di bumi?.”

Dengan ditemukannya lebih dari 170 planet di luar tata surya selama 11 tahun terakhir ini, tambahnya, petualangan untuk mencari jawaban atas pertanyaan itu telah dimulai.

Mobil Masa depan


Pameran yang menampilkan kecanggihan teknologi kendaraan bermotor belum lama ini digelar di Tokyo, Jepang. Kegiatan dengan tema Tokyo Motor Show ini memamerkan sekitar lima ratus produk otomotif. Pameran berlangsung sejak Ahad silam dan akan berakhir 11 November.

Suzuki sebagai salah satu produsen otomotif ternama Jepang mengeluarkan SSC. Mereka membuat sebuah mobil yang memuat mobil lain di dalamnya. Honda pun tak mau kalah dari pesaingnya. Kali ini Honda mengeluarkan mobil yang irit bahan bakar, Puyo. Badan mobil ini ditutupi silikon agar pemilik merasa memiliki hewan peliharaan.<.p>

Sementara produsen lainnya Nissan mengeluarkan mobil yang diberi nama Pivo 2. Mobil ini dapat berputar 360 derajat dan berjalan ke samping. Selain itu keunikan mobil ini ditambah dengan adanya robot kecil yang ditaruh di depan dashboard yang membuat mobil ini tambah menarik. Sedangkan Toyota dalam pameran kali ini mengeluarkan delapan model baru dari produknya. Termasuk I-Real, mobil satu kursi yang didisain dapat berjalan di trotoar dan jalan raya.

Monday, January 26, 2009

Motor masa depan


Jake Loniak tak hanya berstatus mahasiswa junior dari Jurusan Transportasi Art Center College of Design, tetapi ia juga seorang penemu konsep kendaraan fenomenal abad ini. Sebuah kejutan yang menyita perhatian publik lahir dari konsep kendaraan "Deus Ex Machina" yang diciptakan Jake Loniak.

Sesungguhnya untuk menyebut konsep ini sebagai motor agak sedikit ganjil. Karena kendaraan ini dapat berdiri vertikal ketika diparkir, sehingga pengendaranya dapat masuk kedalamnya dan mengenakannya layaknya pakaian yang melekat di badan.

Sebuah chip komputer akan mengatur dan menterjemahkan gerakan badan si pengendara, menjadi sebuah perintah langsung kepada kendaraan ini. "Deus Ex Machina" dikendalikan dengan 36 pneumatic muscles (semacam otot buatan) yang dibuat oleh perusahaan Jerman, Festo. Fungsi otot buatan ini untuk mengubah posisi pengendara apakah ingin vertikal ataupun horisontal (tidur menelungkup).

"Seperti mengendarai dua skateboard sekaligus, tapi sangat stabil, karena mesin menopang tubuh pengendara," papar Loniak. Dua skateboards ini, digerakkan oleh tenaga batere lithium-ion dan ultracapacitors yang mencapai kecepatan hingga 75 mill per jam (120km/jam).

Deus Ex Machina
Deus Ex Machina
"Saya tidak pernah memimpikan ini sebagai sebuah kendaraan transportasi, ini adalah motorsport," tandas Loniak.

Keberadaam "Deus Ex Machina" saat ini baru merupakan konsep dalam sebuah ilustrasi komputer, tapi Loniak yakin itu dapat diwujudkan. "Saya yakin prototype aslinya akan dapat dibuat, tapi itu memerlukan waktu dan mesin yang mendukung," tambahnya.

Deus Ex Machina
Deus Ex Machina
Teknologi dasarnya sudah ada; Watertown, Massachusetts, start-up A123 sudah menjual batere lithium-ion. Beberapa perusahaan juga sudah mengembangkan ultracapacitors untuk mobil listrik dan hybrid. Semua itu sudah masuk daftar belanja Loniak untuk mewujudkan kendaraan konsepnya itu.

"Ini bukan fantasy, ini adalah sebuah kendaraan ramah lingkungan, dan semua bagiannya berdasarkan dari apa yang sudah ada didunia," pungkas Loniak. Jurusan Transportasi Art Center College of Design selalu melahirkan legenda desainer transportasi kelas dunia, seperti Chris Bangle, BMW chief of design, dan Henrik Fisker, pencipta supercar listrik Fisker Karma. Dan yang terkini adalah Loniak